Tips Anak : Anak dan Media Sosial Online

Berikut beberapa tips untuk membantu Anda menyusun rencana mengasuh anak dalam dunia informasi yang didominasi media sosial online (facebook, twitter, path, google+, dll)

mengajarkan dan melindungi anak dari pengaruh social media



Mulai dari diri sendiri :
Untuk permulaan, Anda harus memahami media sosial online itu sendiri. Cari tahu media sosial apa yang digunakan anak anda, kemudian buatlah profil untuk diri Anda sendiri. Mintalah bantuan anak Anda jika Anda tidak familiar. Hal ini bisa sekaligus menjalin ikatan dengan si kecil. Ketika anak mengajari Anda menggunakan social media, tanyakan pertanyaan sederhana seperti : “Biasanya apa yang kamu lakukan di sini?”, “Apa lagi yang bisa dilakukan di sini?”. Jangan bertanya terlalu detail dan jangan terbawa emosi. Jangan sampai anak Anda merasa seperti tertuduh.

Jangan bicara pada orang asing :
Prinsip yang sama juga berlaku dalam dunia online. Ajari anak Anda untuk tidak sembarangan berhubungan dengan orang di media sosial. Berilah pengertian bahwa ada juga orang-orang jahat di dunia online. Untuk referensi, tontonlah beberapa episode Dateline NBC’s To Catch a Predator di youtube bersama anak agar merea mengerti bahwa bisa terjadi penipuan di dunia online.

Berikan anak kebebasan :
Sebagai orang tua yang berada di ruang sosial anak Anda, sangat penting untuk tidak terlalu ikut campur dengan setiap interaksi yang mereka lakkan. Tahan diri untuk tidak selalu memberikan komentar mengenai setiap posting anak Anak. Hormati ruang online antara anak Anda dengan teman-temannya. Gunakan media sosial Anda sebagaimana mestinya, dengan menjalin hubungan dengan orang lain (hal ini akan membuat anak Anda bangga karena merasa sukses sebagai guru). Selalu update fitur keamanan (misalnya setting privasi) yang ada di media sosial dan anjurkan anak Anda untuk menggunakannya.

Lindungi data pribadi :
Media sosial bisa menjadi sumber informasi untuk mendapatkan data pribadi seseorang. Sayangnya, kebanyakan anak tidak menyadari hal itu. Tugas Anda untuk memastikan mereka memahami hal itu. Ajarkan mereka agar tidak membagikan informasi pribadi ke sembarang orang, termasuk : alamat rumah, umur, nomor telepon, sekolah. Tidak ada cara sempurna dalam melindungi anak dari bahaya media sosial, cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah memastikan mereka mengerti akan bahayanya. Lagipula, mengasuh anak bukanlah tentang melindungi anak Anda setiap saat, melainkan memberi mereka informasi dan pemahaman yang mereka butuhkan untuk menghadapi dunia maya.

Cyber bullying :
Anak-anak umumnya tidak memberitahu orang tua ketika mereka menjadi korban cyber bullying (intimidasi melalui dunia maya). Berikut beberapa tanda bahaya yang perlu Anda perhatikan:

  1.  terlihat kesal atau emosi setelah menggunakan internet
  2.  ingin mengganti nomor ponsel atau alamat email
  3.  menjadi jarang online
  4.  meninggalkan kegiatan online yang biasanya mereka suka

Tips untuk menangani cyber bullying:

  1.  bantu anak menggunakan fitur “block” pada media sosial
  2.  larang anak Anda merespon pesan yang mengganggu atau melecehkan


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s