Belajar Anak – Menggambar Sambil Mengeja (A-Z)

Belajar mengeja alfabet sambil menggambar. Lembar aktivitas dot-to-dot (menghubungkan titik) ini cocok untuk anak yang sedang belajar mengenal huruf, dan suka mewarnai gambar 

belajar huruf anak TK/balita, alfabet dot-to-dot, mewarnai bunga


Usia :
TK, balita

Untuk orang tua :

  • Tiap kali pensil menyentuh satu huruf, mintalah anak menyebutkan hurufnya


Bahan-bahan :


Cara Membuat :

  1. Download dan print lembar aktivitas disini
  2. Mintalah anak menghubungkan titik berurutan, mulai dari huruf A
  3. Setelah selesai, warnailah

Bunga Dandelion
Bunga dandelion, atau yang lebih suka saya sebut bunga tanpopo (bahasa Jepang)..adalah bunga yang menyenangkan..soalnya saat kita meniup bunga tersebut..terbanglah parasut-parasut berbulu yang indah. Tanpopo adalah sejenis bunga liar, yang tumbuh-tumbuh sendiri tanpa kita menanamnya, karena perkembangbiakkannya dibantu oleh angin. Berikut ini akan saya jelaskan tentang bunga liar ini.

Dandelion adalah bagian dari Taraxacum, sebuah genus besar dalam keluarga Asteraceae. Nama dandelion sendiri biasa digunakan untuk merujuk kepada sebuah tumbuhan yang memiliki “bunga” yang memiliki “bunga-bunga” kecil yang terbang ditiup angin. Asal asli dari tumbuhan ini adalah Eropa dan Asia, namun sudah menyebar ke segala tempat. Yang disebut sebagai bunga dari tumbuhan ini menjadi semacam jam hayati yang secara teratur melepaskan banyak bijinya. Biji-biji ini sesungguhnya adalah buahnya. Taraxacum menghasilkan biji aseksual oleh apoximis, di mana benih tersebut diproduksi tanpa penyerbukan, sehingga keturunan yang secara genetic identik dengan tanaman induk.

Daunnya 5-25 cm atau lebih, sederhana dan basal, membentuk roset akar tunggang di atas pusat. Kepala bunga berwarna kuning sampai oranye, membuka pada siang hari, namun menutup pada malam hari. Kepala ditanggung sendiri-sendiri oleh sebuah batang berongga (batang) yang naik 4-75 cm di atas daun dan memancarkan susu getah ( lateks ) bila patah. Sebuah roset mungkin menghasilkan beberapa batang berbunga pada suatu waktu. Kepala bunga berdiameter 2-5 cm dan seluruhnya terdiri dari sinar kuntum . Bunga yang matang berubah menjadi kepala jam berbentuk bulat yang berisi buah-buahan unggulan tunggal banyak disebut achenes . Setiap achene terpasang ke pappus dari bulu-bulu halus, yang memungkinkan penyebarannya dibantu-angin jarak jauh.

Kepala bunga dikelilingi oleh bracts (kadang-kadang keliru disebut daun) dalam dua seri. Bagian dalam bracts tegak sampai benih matang, lalu tekukkan ke bawah untuk memungkinkan benih untuk menyebar, bracts luar selalu menekuk ke bawah. Beberapa spesies menurunkan ‘parasut’ dari achenes(yang seperti parasut rambut disebut pappus) dan mereka adalah daun yang telah dimodifikasi. Antara pappus dan achene, ada sebuah tangkai yang disebut paruh, yang memanjang sebagai buah yang matang. Paruh itu terputus dari achene dengan cukup mudah,lalu memisahkan biji dari parasut. 

    Advertisements

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s