Belajar Anak – Menghitung Bersama Hantu Baik

Bantulah si hantu baik ini untuk melengkapi angka di nisan
Lembar belajar menghitung ini dapat digunakan untuk anak SD belajar urutan angka.
Belajar menghitung deret angka 25-48 untuk TK/SD

belajar hitung anak SD, deret bilangan angka 1-50


Usia :
SD kelas 1

Untuk orang tua :

  • Ajari anak pola bilangan puluhan yang berurut setelah sepuluh, maka “dua”-puluh, “tiga”-puluh, dst
  • Ajari anak pola bilangan satuan setelah puluhan (tigapuluh-“satu”, tigapuluh-“dua”, dst)


Bahan-bahan :


Cara membuat :

  1. Download dan print lembar kerja disini
  2. Minta anak untuk melengkapi angka yang hilang, berurutan dimulai dari angka yang kecil
  3. Setiap kali anak menuliskan angka, minta dia menyebutkan angka tersebut


Mengajari Balita Berhitung
Melihat ibu sering menghitung sesuatu, balita Anda pun meniru, suka menghitung juga. Anak mulai mengenal angka. Anda pun harus membantunya mengasah kemampuan itu
Anak yang kini sudah berusia 4 tahun mulai berpikir bahwa menghitung itu penting. Buktinya, orang dewasa  gemar melakukannya. Sepulang belanja misalnya, ibu menghitung belanjaannya: sabun mandi, susu, diaper adik, biskuit, satu, dua, tiga….empat. 

Pertama kali anak mengenal angka ketika ia berulang tahun. Simbol angka empat, misalnya dikenal anak lewat lilin ulang tahun yang tertancap di kue tar.  Begitu pula simbol angka dua dikenal anak saat adiknya berulang tahun. Lagi-lagi melihat jumlah dua lilin di kue ulang tahun adik.
Cara lain untuk mengenal angka adalah dengan mengamati jam, menyebut angka mulai dari satu sampai dua belas. Ketika angka-angka terlepas dari rangkaiannya, angka itu kembali tak bermakna bagi anak, dan ia kembali tidak mengenali angka-angka yang dibilangnya.   
Anak-anak usia 4 tahun memang belum paham lambang bilangan. Mereka mengenal bilangan melalui jumlah benda, sesuatu yang nyata. Belajar mengenal angka atau lambang bilangan dilakukan anak dengan cara menghitung benda, misalnya buah-buahan.
Namun, menghitung pada anak-anak usia ini tidak seperti menghitung pada orang dewasa. Kemampuan mereka hanya pada membilang satu persatu benda yang akan dihitung sesuai jumlahnya.  Satu apel, dua apel, tiga apel dan seterusnya.

Keterampilan menghitung berkaitan dengan perkembangan berpikir. Anak usia ini berada pada tahap berpikir kongkret. Ia memahami bilangan tiga dari tiga buah jeruk.
Keterampilan menghitung mencakup koordinasi memegang atau menunjuk benda, menyebut angka dan mengingat urutannya. Cukup sulit  bagi anak, sehingga lama pula waktu yang dibutuhkannya untuk secara sungguh-sungguh mengenal bilangan yang mewakili sejumlah benda. Lambang bilangan baru dipelajari anak di sekolah.
Bermacam cara melatih anak untuk mengenal bilangan, misalnya bermain dengan buah-buahan ketika mengajak anak belanja. Orang tua dapat meminta anak memasukkan lima buah apel ke dalam kantong plastik, mengambil dua buah mangga dan sebagainya.
Bermain-main dengan biji kacang juga dapat Anda lakukan bersama anak. Aman bagi anak usia ini untuk bermain dengan kacang, karena ia tak akan menelannya.
Mula-mula Anda dapat memintanya menghitung. Tahap berikutnya, latih anak mengurangi atau menambah. Kegiatan ini membantunya mengenal angka saat sekolah mengajarkannya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s