Kerajinan Anak – Mewarnai Koboi

Beginilah kehidupan di kota koboi. Warnailah koboi-koboi ini dan kuda mereka.

lembar mewarnai untuk balita/TK, kehidupan di kota koboi dan kuda mereka


Usia : 

Balita, TK

Bahan-bahan :


Cara membuat :

  1. Download dan print lembar mewarnai disini
  2. Warnailah

Apakah Koboi Itu?
Koboi (cowboy) sebenarnya adalah gembala sapi yang menunggang kuda.
Sesudah perang saudara berakhir tahun 1865, banyak orang Texas beralih menjadi pengusaha ternak dengan melepas bebas ternak-ternak itu di padang-padang
rumput luas tak berbatas. Usaha ini kemudian berkembang ke wilayah-wilayah lain di sebelah Barat sungai Missisippi. Untuk membantu mengurus ternak ini para peternak mempekerjakan para cowboy yang untuk melaksanakan tugas perlu menguasai keahlian menunggang
kuda, menjerat sapi dengan tali yang disebut lasso, menggiring ternak, serta menggunakan besi panas untuk mencap ternak.

Di musim gugur para koboi mengumpulkan ternak termasuk sapi-sapi liar dari padang terbuka, dan mencap dengan besi panas anak sapi atau sapi yang belum dicap.
Mencap ternak penting, sebab terkadang di padang rumput, ternak bercampur baur dengan ternak pemilik lain, yang dapat mengundang sengketa. Di musim dingin para koboi terus mengawasi kumpulan ternak ini, dan di musim semi ternak yang siap dipasarkan dipilih untuk
digiring ke kota pangkalan stasiun keretaapi terdekat, yang jaraknya sering mencapai ratusan kilometer, dan harus ditempuh sampai berminggu-minggu dengan menyeberangi sejumlah sungai. Satu rombongan 2500 ekor dapat digiring oleh 8 hingga 12 orang koboi. Seorang di depan menggiring sapi pemimpin, seorang memecut dari bagian belakang, dan yang lainnya mengapit di kiri kanan rombongan sapi, mengawasi yang melenceng
dari arah perjalanan.

Untuk menghadapi kemungkinan pencurian ternak dan serangan Indian para koboi dilengkapi senjata pistol dan senapan. Di masa itu, di wilayah bagian Barat sungai Missisippi tegaknya hukum masih goyah, dan suku-suku Indian bersikap bermusuhan terhadap orang
kulitputih, yang dianggap melanggar kedaulatan mereka. Selain itu tembakan pistol juga digunakan untuk mengendalikan kawanan ternak yang berlarian panik
karena terkejut. Perlengkapan lain adalah topi berpinggir lebar untuk melindungi kepala dari sengatan matahari, serbet leher untuk menutupi muka dari debu
yang ditiup angin kencang atau ditimbulkan kawanan ternak, dan sepatu bot laras tinggi.

Di kota tujuan, kawanan sapi yang digiring, dibeli oleh para pengusaha yang akan mengangkutnya dengan keretaapi ke wilayah timur Amerika untuk dipotong.
Setelah penjualan, para koboi akan menerima gaji mereka dari bos pemilik peternakan. Setelah itu mereka menikmati masa santai singkat di bar-bar, sebelum
pulang untuk memulai lagi tugas rutin untuk tahun berikutnya.

Zaman keemasan koboi sebenarnya tidak berlangsung lama. Dari tahun ke tahun semakin banyak pendatang bermukim, mengubah padang-padang rumput menjadi lahan pertanian dan memagarinya. Dengan demikian semakin sukar untuk menggiring ternak melintasi jarak yang
jauh tanpa cekcok dengan para pemukim baru ini, dan akhirnya pada tahun 1890 para pengusaha ternak terpaksa beralih ke usaha peternakan di padang yang dikelilingi kawat berduri, dan dekat ke stasiun keretaapi.

Walaupun zamannya singkat kehidupan para koboi terpatri dalam kisah-kisah kepahlawanan dan cerita-cerita rakyat. Dalam banyak kisah itu, koboi yang ditokohkan sebagai pahlawan digambarkan sebagai sosok pendiam yang percaya diri, tampan, jago tembak, dan pembela pihak yang lemah di wilayah Barat yang sering tidak mengenal hukum. Dikisahkan misalnya si koboi meninggalkan pekerjaannya sebagai koboi dan pergi bertualang. Di sebuah bar ia memesan wisky dan ikut duduk di meja judi. Ternyata ia menang terus, dan lawannya melakukan kecurangan. Pertengkaranpun terjadi. Lawannya yang marah mencabut pistol, tetapi pistol si koboi jagoan menyalak lebih dulu, dan sang lawan terkapar di lantai. Terkadang si koboi yang jago tembak diangkat penduduk menjadi sherif atau marshal dengan tugas mengejar para bandit perampok bank. Munculnya film dan televisi semakin mempermanis cerita, lengkap dengan kisah percintaan, pembalasan dendam, dan segala macam bumbu yang sering tidak sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya.

Ada citra buruk yang terbentuk dari main tembak cara koboi. Terkesan seperti orang bisa main bunuh begitu saja. Yang sebenarnya seorang koboi tidak bisa membunuh orang semau gue. Dia bisa dihukum gantung kalau menembak orang dari belakang atau menembak secara pengecut orang yang tidak bersenjata atau tidak bermaksud mencabut dan menembakkan senjatanya. Satu-satunya alasan yang bisa melepaskannya dari tiang gantungan karena menembak mati orang adalah: membela diri.

Satu bagian yang hebat dari cerita koboi adalah duel pistol. Duel pistol sebenarnya bukan budaya asli koboi ataupun budaya Amerika, melainkan dibawa dari Eropa. Dalam duel pistol dua koboi jago tembak yang sudah setuju menyelesaikan persoalan mereka dengan pistol
berhadap-hadapan di tempat terbuka yang jauh dari orang lain, melangkah mendekat ke jarak tembak. Pistol tergantung disarungnya di sisi panggul dalam jangkauan tangan. Lalu secepat kilat tangan menyambar pistol yang segera berdentam. Kalau keduanya sama-sama hebat maka akan terdengar dua tembakan serempak yang mungkin menewaskan kedua belah pihak.  

    Advertisements

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s