Kerajinan Anak – Burung dari Biji-bijan

Membuat sendiri prakarya burung lucu dari biji-bijian (beras, kacang hijau, jagung, dll). Kerajinan ini cocok untuk anak TK yang sedang belajar gunting tempel dan berlatih ketelitian menggunakan lem. Cocok untuk melatih syaraf motorik anak.

kerajinan/prakarya gunting tempel anak TK, membuat burung dari biji-bijian


Usia :
TK

Untuk orang tua :

  • Ajari anak untuk menggunting dengan rapi
  • Ajari anak meratakan lem dengan jari atau stik kayu bekas es krim


Bahan-bahan :

  • Kertas karton
  • Gunting
  • Lem putih (misalnya lem kertas merk fox)
  • Aneka biji-bijian mentah (beras, jagung, kacang hijau, dll)
  • Mata mainan
  • Pola burung


Cara membuat :

  1. Download dan print pola burung disini.
  2. Potong pola burung pada kertas biasa, dan jiplak di atas kertas karton.
  3. Sebar dan ratakan lem pada bagian pola burung yang baru saja dijiplak. Bentuk juga kaki burung menggunakan lem. Ratakan dengan jari atau gunakan stik kayu bekas es krim.
  4. Sebarkanlah biji-bijian pada bagian yang dilem. Tekan biji-bijian agar menempel dengan kuat.
  5. Sebarkan biji-bijian sampai semua bagian lem tertutup.
  6. Baliklah kertas agar biji-bijian yang tidak terkena lem terlepas, dan menampilkan bentuk burung
  7. Tempelkan mata mainan pada burung.


Burung Merpati, Burung yang Setia
Burung merpati yang sering disebut juga burung dara pada dasarnya merupakan dua jenis burung yang berbeda tetapi keduanya masuk dalam famili Columbidae dari ordo Columbiformes yang mencakup lebih dari 300 spesies burung pengicau. Untuk burung merpati mempunyai kecendrungan ukuran yang lebih besar dan sedangkan burung dara mempunyai kecendrungan ukuran yang lebih kecil.

Karena mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan memiliki sense of location dalam waktu yang lama serta dalam jarak yang jauh, maka burung merpati sering menjadi hewan peliharaan.

Kembali ke pembahasan untuk kali ini saya akan membahas tentang burung merpati sebagai lambang kesetiaan. Jika kita ingin mengibaratkan tentang kesetiaan cinta terhadap pasangan kita, kerapkali kita melambangkan burung merpati. Seekor merpati jantan tidak akan berganti pasangan dengan merpati betina selain pasangannya. Jika musim kawin tiba, burung merpati jantan ini akan selalu mengikuti kemanapun merpati betina pasangannya pergi. Setelah betina bertelur, merpati jantan akan dengan setia bergantian selama 19 hari masa eram. Juga setelah telur menetas, merpati jantan serta betina akan memberikan makanan melalui mulutnya kepada anak-anak mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s